email:redaksimitranews@yahoo.co.id

NEWS : | Mitra News adalah Media Penghubung Polisi Dengan Masyarkat | kami mohon Saran dan masukan anda demi Polri yang lebih baik Mitra News adalah Media Penghubung Polisi Dengan Masyarkat | Dapatkan Majalah Mitra News secara Gratis, Hubungi bagian sirkulasi kami di Kantor Balai wartawan Polresta Bekasi. Jl. KH Dewantara Jababeka Cikarang - Bekasi
Tampilkan postingan dengan label Pembangunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pembangunan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 November 2010

30 KM Jalan Bakal Dibeton


Dinas Bina Marga dan Pengelolaan Sumber Daya Air Kabupaten Bekasi tahun 2010 ini akan membangun jalan rigid (beton)sepanjang 30 kilometer. Selain bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi, tersebut juga akan didanai bantuan Provinsi Jawa Barat.
            “Tendernya sudah. Jalan siap dibeton,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Pengelolaan Sumber Daya Air Syaifulloh sambil mengatakan alokasi anggarannya dari APBD Kabupaten Bekasi mencapai Rp90miliar sudah termasuk pengecoran Jalan Lingkungan (Jaling).
            Staf Bina Marga Iman Nugraha, proyek pembangunana jalan tahun ini dibagi menjadi 301 paket yang sudah ditenderkan. “Semuanya sudah termasuk jalan utama, Jaling dan jembatan. Untuk Jaling sebanyak 134 paket, sedangkan jalan dan jembatan sebanyak 167 paket, total yang sudah ditenderkan sebanyak paket,” tuturnya.
            Sementara Kasi Pembangunan dan Pemeliharaan Jembatan Agus Sobarna menjelaskan, pembangunan dan pemeliharaan jembatan di tahun 2010 sebanyak 32 jembatan. Menurut pria yang gemar bermain catur ini, itu sudah termasuk pemeliharaan dengan total anggaran pembangunan dan pemeliharaan jembatan sebesar Rp9 miliar. “Untuk pemeliharaan jembatan anggarannya sebesar Rp2 miliar itu sudah termasuk pemeliharaan. Saat ini sebanyak Rp3 miliar alokasi anggaran pembangunan jembatan sudah ditenderkan. Tinggal sembilan jembatan yang belum ditenderkan,” pria berkumis ini.
            Total panjang jalan di Kabupaten Bekasi 926,5 kilometer. Sampai 2009, sudah ada 310 kilometer yang sudah diperbaiki.

Minggu, 21 November 2010

KABUPATEN BEKASI SIAPKAN INFRASTRUKTUR JELANG PORDA JABAR


Bupati Kabupaten Bandung Obar Sobarna secara resmi menyerahkan pataka Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat (Jabar) kepada Bupati Kabupaten Bekasi Sa'duddin yang menjadi tuan rumah Porda di tahun 2014.

Penyerahan itu dilakukan pada penutupan Porda Jabar XI di stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa malam.

Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf dalam pidatonya saat penutupan Porda tersebut berharap bahwa dengan diadakannya Porda tersebut sportivitas olahraga di Jawa Barat bisa ditingkatkan kembali, sehingga ajang ini bukan hanya ajang mencari medali, melainkan mencari bibit atlet olahraga yang andal.

" Kita berharap bisa mencetak atlet andal dan berkualitas yang bisa membawa Jawa Barat ke pentas olahraga baik secara nasional maupun internasional," ucapnya.

Sementara itu Bupati Kabupaten Bekasi Sa'duddin menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Porda selanjutnya di tahun 2014. Kesiapan tersebut diungkapkan oleh Bupati kepada wartawan usai mengikuti upacara penutupan tersebut.

"Infrastruktur pendukung kita sudah siap, hanya sarana utama yang saat ini masih kita bangun, yakni stadion utama Jababeka yang rencananya akan dirampungkan tahun 2013," ujar Bupati Bekasi.

Stadion Jababeka yang berada di lahan seluas sekitar 22 hektar tersebut,
menurut Bupati Bekasi bisa menampung sekitar 100.000 penonton. Selain sarana utama tersebut, sarana pendukung lainnya seperti akses jalan utama dan penghubung saat ini sudah kita benahi,” katanya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh Mitra News, peresmian Kabupaten Bekasi sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat XII/2014 berdasarkan hasil Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Jawa Barat 2010 yang dilakukan secara aklamasi di Hotel Grage Sangkan Kuningan, Senin (3/5).
Kabupaten Bekasi terpilih menjadi tuan rumah Porda XII mengalahkan Kabupaten Bogor yang sebelumnya mencalonkan namun dianggap tidak memenuhi persyaratan. Syarat tersebut adalah tidak dipenuhinya uang jaminan penyelenggaraan Porda sebesar Rp 100 juta.

Usai pelaksanaan Musorprov, KONI Jabar menerbitkan Surat Keputusan (SK) No. 06/Musorprov/11/KONI Jabar/2010 tentang Penunjukan Kabupaten Bekasi sebagai Tuan Rumah Porda XII Tahun 2014.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata Kabupaten Bekasi, Edi Rochyadi mengatakan,  Pemkab Bekasi telah mempersiapkan diri menghadapi Porda XII. Pemkab Bekasi bahkan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 20 miliar untuk membangun Stadion Utama Kabupaten Bekasi tahap II sebesar Rp 10 miliar dan beberapa stadion mini di sejumlah kecamatan.

"Stadion Utama yang menelan dana sebesar Rp 300 miliar direncanakan akan selesai tahun 2013," ungkap Edi Rochyadi.
Selain membangun Stadion Utama, lanjut dia, Pemkab Bekasi juga tengah membangun GOR Jababeka yang juga diperkirakan selesai pada 2013.
Edi menjanjikan, penyelenggaraan Porda XII/2014 di Kabupaten Bekasi akan lebih baik dibandingkan Porda sebelumnya dan pihaknya akan mengikutsertakan pihak swasta lebih banyak serta meminta dukungan seluruh masyarakat untuk mensukseskan pelaksanaan Porda XII di Kabupaten Bekasi.

Senin, 08 November 2010

KTP Online 2011 di berlakukan Di Kabupaten Bekasi

CIKARANG PUSAT - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bekasi, 2011 mendatang bakal berlakukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).

Kepala Disdukcapil Aspuri mengatakan, dengan sistem SIAK, kemungkinan warga memiliki KTP ganda akan sangat kecil, karena proses administrasi di lakukan secara online.

“Dalam UU No 23 Tahun 2006 tentang Administrasi, setiap warga negara Indonesia wajib memiliki NIK (Nomor Induk Kependudukan) yang berlaku seumur hidup dan bersifat abadi. Di Kabupaten Bekasi sistem ini baru bisa diterapkan 2011 nanti,” katanya.

Dengan sistem administrasi jaringan nasional kata Aspuri, data kependudukan bisa digunakan untuk setiap kebijakan dan datanya akan akurat. “Data itu bisa dimanfaatkan oleh pemerintah untuk berbagai keperluan pembangunan. Sebab dengan data demografi yang benar, tentu akan menghasilkan kebijakan yang benar pula,” jelasnya.

Untuk mendukungnya, kata Aspuri Disdukcapil sudah mempersiapkan jaringan secara online di wilayah Kabupaten Bekasi. “23 Jaringan yang tersebar di kecamatan dengan 24 tower dan I induk di Pemkab,” ungkapnya. (Radarbekasi)

 
Free Host | lasik surgery new york