Orangtua korban tak suka anak pertamanya diperlakukan seperti itu. Senin(8/11) siang melaporkan kasus ini ke Polres Metro Bekasi Kabupaten. Petugas identifikasi Polres Metro Bekasi Kabupaten melakukan olah TKP di SDN Karang Asih 04.
Menurut M Ramadhan didampingi kedua orangtuanya Asep Sopyan,33, dan Ny Nur Barani,30, pada Sabtu lalu sekitar pukul 09.00 ketika menimba ilmu MTK (matematika) dengan pengajar Pak Guru Tu, pinsil yang dipegang M Ramadhan untuk menulis tanpa sengaja jatuh ke bawah meja belajar. Anak sulung Pak Asep, ini kemudian berusaha mengambi pinsil yang jatuh dengan melongok-longok bawah meja belajarnya.
Namun tiba-tiba Pak gutu Tu, menendang paha kiri sang murid. Bocah warga Kampung Pelaukan, Desa Karang Rahayu ini mengerang kesakitan disaksikan teman-teman sekelasnya. “Saya disuruh diam dari tangis. Kalau nggak diam mau ditendang lagi,” papar M Ramadhan.
Persoalan ini kemudian diberitahukan korban pada orangtuanya. Paha kiri Ramadhan yang memar diobati di puskesmas terdekat, kemudian korban diantar melaporkan kasus ini ke Mapolres Metro Bekasi Kabupaten.”Saya tak terima anak saya diperlakukan seperti itu,” papar Asep Sopyan.(yanto/B
laporin ja, biar dia rasa......
BalasHapusGuru yang begitu perlu di h AJAR lagi, emang tuh anak boleh nemu... diknas kena suap tuh..
BalasHapus